Secara tradisional,
aliran informasi dipelajari dalam suatu organisasi tunggal, dan batas-batas
jaringannya tidak diperluas sampai melewati keanggotaan organisasi. Cushman dan
King dalam R. Wayne Pace (2013) memberikan pandangan bahwa pasar teknologi
tinggi akan selalu melahirkan suatu sistem yang baru tentang manajemen atau
yang sering disebut dengan manajemen kecepatan tinggi, yang mencetuskan suatu
revolusi dalam komunikasi organisasi. Ekonomi bersaing dan perubahan globalnya
akan selalu menuntut organisasi untuk menggunakan praktik-praktik yang menjamin
kebutuhan analisis yang cepat, dan respon atau penyesuaian yang cepat pula.
Komputer dan telekomunikasi memungkinkan produksi, pemasaran, dan teknologi
manajemen baru. Masalah utama yang dihadapi adalah bagaimana dapat memberikan
respon terhadap perubahan cepat dalam lingkungan tersebut. Harus ada pengamatan
lingkungan informasi yang cermat dan tepat, serta penyesuaian yang cepat dan
koordinasi sistem.
Russel, Adams, dan
Boundy (1986) menunjukkan tentang adanya dampak dari teknologi baru pada aliran
informasi, hal ini dapat dilihat pada wilayah pemasaran, perusahaan dapat
mengamati lingkungannya dengan cermat sehingga dapat menentukan minat terhadap
rasa suatu produk baru. Kemudian mereka merancang isi produk tersebut,
mendorong produksi, dan menilai potensi biaya produksi, dan keuntungan dari hasil penjualan.
Melalui pengembangan
suatu sistem intelegensia buatan, perusahaan tersebut dapat mengendalikan
kecepatan dan kualitas produksi. Manajemen dapat melakukan pra uji nama produk,
menguji rak penempatannya, dan jenis serta iklannya. Perusahaan juga dapat
melakukan uji pasar. Keputusan manajemen yang dulu memerlukan waktu satu tahun,
kini hanya memerlukan dua atau tiga hari.
Manajemen
berkecepatan tinggi memberi implikasi yang nyata pada peranan komunikasi pada
pencarian keuntungan yang bersaing. Dalam istilah penelitian aliran informasi,
batas-batas organisasi harus diperluas agar dapat meliputi lingkungan yang
lebih besar. Apabila suatu organisasi dipahami sebagai jaringan hubungan-hubungan
yang saling bergantung, maka teknologi komunikasi dan informasi telah mengubah
apa yang selama ini dianggap sebagai organisasi. Apabila jaringan mengikat
berbagai bagian ekonomi global bersama-sama dan bila ekonomi memaksa berbagai
persekutuan, maka hal ini akan menjadikan posisi organisasi, aliran informasi,
bagian yang paling penting dan siapa yang mengakses kedalam jaringan tersebut
akan menjadi tidak jelas.
Sumber Referensi : R.
Wayne Pace & Don F. Faules, Komunikasi Organisasi. Editor: Deddy Mulyana,
2013.
JOIN NOW !!!
ReplyDeleteDan Dapatkan Bonus yang menggiurkan dari dewalotto.club
Dengan Modal 20.000 anda dapat bermain banyak Games 1 ID
BURUAN DAFTAR!
dewa-lotto.name
dewa-lotto.com