Mendirikan lembaga
pendidikan seringkali dimasukkan dalam ranah pendidikan, akan tetapi jika hal
tersebut berkaitan dengan pembangunan sumber daya manusia komunikasi maka ia
menjadi kajian perencanaan komunikasi. Perencanaan komunikasi tidak hanya dapat
dilihat dalam perspektif yang sempit dalam hubungannya dengan media atau
dukungan komunikasi untuk penyebarluasan ide-ide perubahan. Masalah
pengembangan sumber daya manusia komunikasi menjadi ranah perencanaan
komunikasi, karena menyangkut siapa-siapa yang bisa menggerakkan dan
menjalankan program-program komunikasi.
Oleh karena itu,
banyak pihak yang menilai bahwa pengembangan sumber daya manusia komunikasi
sangat penting untuk mendapat perhatian bagi para penentu kebijakan dibidang
komunikasi. Di sinilah peran lembaga pendidikan komunikasi dalam menghasilkan
tenaga-tenaga yang handal, cerdas, profesional dan siap pakai serta mampu
bersaing di pasar kerja dengan menguasai teknologi komunikasi dan informasi.
Dewasa ini, keinginan
untuk mendirikan sekolah-sekolah komunikasi baik dalam bentuk fakultas, sekolah
tinggi, maupun jurusan/program studi ilmu komunikasi semakin banyak. Besarnya
minat untuk membangun dan mengembangkan pendidikan komunikasi tentu saja ada
kaitannya dengan era komunikasi dimana kehidupan kita sudah tidak bisa
dipisahkan dengan media. Selain itu, lapangan kerja bidang komunikasi bersifat
multisektor, bisa memasuki bidang apa saja yang memerlukan tenaga terampil
dalam berkomunikasi.
Berbagai lembaga
pendidikan komunikasi yang semakin berkembang saat ini, merupakan bentuk dari
begitu besarnya peran disiplin ilmu komunikasi dalam bidang pengembangan dan
pembangunan masyarakat, bahkan seluruh aspek kehidupan, tidak lepas dari peran
komunikasi.
Referensi :
Cangara, H. Hafied. 2014. Perencanaan dan Strategi Komunikasi (Edisi Revisi). PT.
RajaGrafindo Persada, Jakarta.
0 comments:
Post a Comment