Materi Ilmu Sosial dan Humaniora

Sunday, 22 July 2018

Kajian Komunikasi Politik dalam Ranah Ilmu Komunikasi



Jika komunikasi politik diposisikan pada telaah kritis ranah ilmu komunikasi, dalam hal ini komunikasi teknis, komunikasi terapan dan teori komunikasi, maka pada tingkat teknis komunikasi politik menyangkut kiat komunikasi yang spesifik, misalnya cara melepaskanisu-isu, membuat pesan yang menimbulkan keresahan, memanipulasi informasi dari kaca mata tangkapan kamera, atau penampilan gambar yang memberi kesan  pengikut kampanye yang sepi. Cara seperti ini biasanya berkembang dari lapangan kemudian didesain sedemikian rupa. Akan tetapi penggunaannya lebih tergantung pada keterampilan, naluri, kejelian, dan improvisasi dari pelaku dengan berbagai ragam variasi.

Dalam konteks terapan, komunikasi politik dikembangkan melalui teori dan penelitian, selanjutnya setelah diuji coba, teori dan hasil penelitian tersebut diterapkan dalam aktivitas dan kegiatan. Ruang lingkup komunikasi terapan ini lebih luas, dan menyangkut penerapan beragam teori. Misalnya untuk evaluasi efektivitas komunikasi politik menggunakan analisis isi, pemilihan khalayak sebagai target sasaran yang paling peka, dan desain komunikasi yang paling berpontensi untuk memengaruhi, menggunakan teori persuasi dan penelitian sebagai penentuan strategi propaganda dalam aktivitas kampanye, dan sebagainya.

Pada tingkat teoritis, komunikasi politik menguji keabsahan teori komunikasi dalam konteks politik. Beberapa teori yang sering digunakan antara lain teori kepemimpinan pendapat, teori keperkasaan dan keterbatasan media, teori difusi inovasi, berbagai factor yang memengaruhi komunikasi, penggunaan metode jaringan yang berkaitan dengan koneksi politik dan kekuasaan.

Referensi :
Cangara, H. Hafied. 2014. Komunikasi Politik (Konsep, Teori dan Strategi). PT RajaGrafindo Persada: Jakarta.

0 comments:

Post a Comment

Popular Posts

Followers