Materi Ilmu Sosial dan Humaniora

Sunday, 29 July 2018

Komunikasi sebagai suatu Mekanisme Kekuasaan

Komunikasi dapat dipandang sebagai suatu alat untuk menerapkan gagasan kekuasaan tradisional. Persepsi dan penafsiran atas lingkungan bergantung pada komunikasi. Dalam pengertian yang objektif, apa yang diketahui manusia tentang dunia nyata datang kepada mereka melalui suatu filter realitas sosial. Filter ini terdiri dari dunia simbolik bersama mengenai keyakinan, pengalaman dan pemahaman yang ditumbuhkan dan dipertahankan melalui komunikasi. Jadi, siapa saja yang mampu menyimpan, menyediakan, atau mengubah informasi mempunyai kekausaan penting.

Suatu pandangan yang lebih subjektif menyatakan bahwa komunikasi berbuat lebih banyak dari sekedar menggambarkan dunia, komunikasi adalah dunia ini. Mengendalikan komunikasi dalah memutuskan apakah dunia ini dan bagaimana seharusnya manusia berperilaku. Mereka yang dapat memutuskan apa makna sesuatu, memiliki kekuasaan.

Kebebasan yang dimiliki manusia dalam hal keyakinan dan tindakan sangat bergantung pada komunikasi bersama dan yang disahkan. Organisasi dipertahankan secara bersama oleh suatu sistem lambang yang susunannya dilahirkan lambang dan ditopang lambang seperti ikan mempertahankan dirinya dengan berenang di dalam air. Manusia tidak selalu menyadari kebergantungan mereka yang besar pada lambang-lambang itu dan kendali yang dilakukan oleh lambang tersebut. Berger dan Lukman dalam R. Wayne Pace (2013) menyatakan bahwa struktur sosial bergerak dari apa yang dilakukan sampai dengan cara yang sebenarnya yang harus dilakukan.

Oleh karena itu, komunikasi adalah kekuasaan karena kemampuannya untuk menentukan hasil hasil pengetahuan, keyakinan dan tindakan. Manusia bertindak berdasarkan pada informasi yang ada, alternatifnya dan pilihan-pilihan yang disediakan oleh informasi tersebut. Organisasi dapat memiliki larangan eksplisit sekaligus larangan inplisit terhadap gagasan tertentu. Orang yang mungkin tidak dapat mencari gagasan alternatif, dan kemampuan untuk menghasilkan gagasan alternatif mungkin sangat terbatas. Kekuasaan digunakan melalui organisasi mengizinkan anggotanya berperan serta dalam pembuatan keputusan tetapi juga mengemukakan kriteria yang harus dipenuhi oleh  setiap keputusan.

Hubungan-hubungan kekuasaan hadir ditingkat individu dengan endividu, individu dengan kelompok, kelompok dengan kelompok, dan individu dengan organisasi dalam lingkungan organisasi. Kita tidak dapat mengabaikan tingkat analisis terhadap hubungan antara organisasi dengan organisasi, dan organisasi dengan lingkungan. Meskipun wacana tersebut mungkin berisi komponen-komponen bersama yang melintasi tingkat-tingkat tersebut, setiap hubungan juga memiliki wacana khusus.

Sumber Referensi : R. Wayne Pace & Don F. Faules, Komunikasi Organisasi. Editor: Deddy Mulyana, 2013.



1 comment:

  1. JOIN NOW !!!
    Dan Dapatkan Bonus yang menggiurkan dari dewalotto.club
    Dengan Modal 20.000 anda dapat bermain banyak Games 1 ID
    BURUAN DAFTAR!
    dewa-lotto.name
    dewa-lotto.com

    ReplyDelete

Popular Posts

Followers