Materi Ilmu Sosial dan Humaniora

Thursday, 26 July 2018

Komunikasi Jabatan dan Hubungan Informal



Dalam komunikasi organisasi, kaitannya denngan interaksi yang terjalin antara masing-masing individu yang menduduki jabatan, memiliki hubungan formal dan informal. Redfiel dalam R. Wayne Pace (2013) mengemukakan bahwa ciri-ciri suatu organisasi formal berkaitan dengan suatu fenomena yang disebut komunikasi jabatan. Hubungan dibentuk antara jabatan-jabatan, bukan antara individu-individu dalam suatu organisasi. Secara keseluruhan, jaringan jabatan merupakan bagian terpenting dalam organisasi, orang-orang yang menduduki suatu jabatan seharusnya melakukan proses komunikasi berdasarkan dengan jabatan yang mereka miliki. Walaupun demikian, dalam penerapannya, komunikasi jabatan ini agak membingungkan, karena tidak semua jabatan dan interaksi yang terjalin secara seksama sesuai dengan diagram jabatan.

Hubungan antara jabatan A dengan jabatan B tidak terpisahkan dari jabatan Andrew dan jabatan Zebe. Bagan organisasi yang resmi tidak pernah secara lengkap menentukan perilaku dan hubungan sosial anggota organisasi. Meskipun tidak sepenuhnya memungkinkan untuk memisahkan suatu jabatan dari kepribadian orang yang menduduki jabatan tersebut, sering efektifitas dan produktivitas organisasi bergantung kepada proses komunikasi jabatan yang dilakukan.

Kenyataan tersebut tidak pula mengecilkan pengaruh komunikasi informal yang juga penting. Dalam setiap organisasi formal, biasanya tumbuh pula kelompok-kelompok informal. Oleh karena hubungan secara informal terbentuk sebagai umpan balik terhadap berbagai kesempatan yang telah diciptakan oleh lingkungan, sedangkan organisasi formal tersebut merupakan lingkungan kelompok lebih realistis yang memengaruhi jumlah dan pelaksanaan hubungan informal dalam organisasi.

Walaupun analisis Weber tentang teori organisasi dapat menguraikan banyak organisasi yang beroperasi dewasa ini, sejumlah pemikiran dan teori lain memberikan sumbangan untuk memahami cara kerja organisasi, dan khususnya, komunikasi organisasi. Dua jenis teori, selain teori komunikasi, memberikan pandangan yang berguna, yakni teori manajemen dan teori organisasi.

Sumber Referensi : R. Wayne Pace & Don F. Faules, Komunikasi Organisasi. Editor: Deddy Mulyana, 2013.

1 comment:

Popular Posts

Followers