Proses komunikasi
yang berlangsung dalam organisasi sangat memengaruhi terciptanya iklim
komunikasi organisasi. Ilkim komunikasi
organisasi merupakan fungsi kegiatan yang terdapat dalam organisasi untuk
menunjukkan kepada anggota organisasi bahwa organisasi tersebut mempercayai
mereka dan memberi kebebasan dalam mengambil risiko, mendorong mereka dan
memberi mereka tanggung jawab dalam melaksanakan dan menyelesaikan tugas-tugas
mereka, menyediakan informasi yang terbuka dan cukup tentang organisasi,
mendengarkan dengan penuh perhatian serta memperoleh informasi yang dapat
dipercaya dan terus terang dari anggota organisasi.
Setiap
anggota
dalam suatu organisasi dapat menentukan bahkan menetapkan adanya
pengaruh komunikasi. Sehingga, melalui proses interaksi, para anggota
organisasi memeriksa eksistensi dukungan, kepercayaan, keterbukaan, penyuluhan,
perhatian dan kejujuran.
Dengan demikian, pengaruh komunikasi dapat bermacam-macam dan berubah-ubah
menurut cara dari pengaruh
komunikasi ini ditentukan dan diteguhkan melalui interaksi diantara para
anggota organisasi.
Berbagai
macam pengaruh yang dihasilkan
dari proses komunikasi digabungkan ke dalam beberapa metode yang tidak sama untuk mengembangkan suatu sistem
nilai dan kepercayaan
yang dikenali oleh masing-masing individu dalam suatu
organisasi sebagai iklim organisasi. Setiap iklim dapat ditandai oleh gabungan
yang berbeda dari pengaruh-pengaruh komunikasi sehingga iklim tersebut dapat
disebut dengan berbagai nama yang berlainan.
Guzley dalam R. Wayne
Pace (2013) mengemukakan bahwa iklim komunikasi tertentu memberi pedoman bagi
keputusan dan perilaku individu. Oleh
karena itu, setiap keputusan yang diambil oleh masing-masing anggota organisasi
untuk mengerjakan tugas-tugas mereka secara efektif dan efisien, untuk mengeratkan hubungan
bagi mereka dengan organisasi. Untuk bersikap jujur dalam bekerja, untuk meraih
kesempatan dalam organisasi secara bersemangat, untuk mendukung para rekan dan
anggota organisasi, untuk melaksanakan tugas secara kreatif, dan untuk
menawarkan gagasan-gagasan inovatif bagi penyempurnaan organisasi dan
operasinya, semua ini dipengaruhi oleh iklim organisasi. Iklim komunikasi yang negatif akan memengaruhi dan merusak setiap keputusan yang diambil oleh anggota organisasi tentang bagaimana mereka akan
bekerja dan berpartisipasi untuk organisasi.
Iklim komunikasi dalam organisasi, bisa
menjadi salah
satu faktor yang sangat penting dalam memengaruhi produktivitas organisasi,
karena iklim sangat memengaruhi
usaha setiap anggota organisasi. Frantz
dalam R. Wayne Pace (2013) menegmukakan
bahwa usaha dalam hal ini merujuk pada penggunaan tubuh secara fisik dalam
bentuk mengangkat, berbicara, atau berjalan, dan penggunaan pikiran mental
dalam bentuk berpikir, menganalisis, dan memecahkan masalah.
Sumber Referensi : R.
Wayne Pace & Don F. Faules, Komunikasi Organisasi. Editor: Deddy Mulyana,
2013.
0 comments:
Post a Comment