Materi Ilmu Sosial dan Humaniora

Tuesday, 24 July 2018

Hubungan Semiotika dan Komunikasi



Susan Longer dalam Nawiroh Vera (2014) mengemukakan bahwa seluruh makhluk hidup menggunakan simbol sebagai alat untuk berkomunikasi. Perbedaan antara manusia dengan binatang adalah pada cara memahami simbol-simbol yang diterima. Binatang memang dapat merespon simbol yang diterimanya, tetapi manusia tidak hanya sekedar merespon, melainkan juga dapat menciptakan simbol-simbol bermakna yang digunakan untuk berkomunikasi.

Dalam proses komunikasi manusia, penyampaian pesan menggunakan bahasa, baik secara verbal maupun nonverbal. Bahasa terdiri atas simbol-simbol, yang mana simbol tersebut perlu dimaknai agar terjadi komunikasi yang efektif. Manusia memiliki kemampuan dalam mengelola simbol-simbol tersebut. Kemampuan ini mencakup empat kegiatan, yakni menerima, menyimpan, mengelola dan menyebarluaskan simbol-simbol. Aktivitas ini yang membedakan manusia dari makhluk hidup yang lain. ( samavor dalam Nawiroh Vera 2014 : 6).

Untuk memahami simbol-simbol verbal maupun nonverbal maka dibutuhkan suatu ilmu yang mempelajari hal tersebut. Dalam kaitan ini, yaitu semiologi, ilmu tentang tanda. Disinilah pentingnya kita mempelajari semiotika, terutama semiotika komunikasi. Selain itu, kaitan antara komunikasi dengan semiotika adalah secara sederhana komunikasi didefinisikan sebagai proses pertukaran pesan, dimana pesan terdiri atas tiga elemen terstruktur, yaitu tanda dan simbol, bahasa, serta wacana (Little John dalam Nawiroh Vera 2014). Pesan dalam komunikasi yang melibatkan tanda-tanda tersebut harus memiliki makna tertentu, oleh karenanya tanda dan maknanya sangat penting dalam komunikasi, karena fungsi utama tanda adalah alat untuk membangkitkan makna.

Komunikasi memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan manusia, karena komunikasi merupakan alat untuk menyampaikan pesan antarmanusia, baik pesan verbal maupun nonverbal. Proses komunikasi merupakan proses pertukaran pesan yang bersifat simbolik. Semiotika merupakan ilmu yang menelaah tentang produksi dan intepretasi tanda.

Semiotika dalam wilayah kajian ilmu komunikasi juga memiliki jangkauan yang sangat luas,  semiotika dapat diterapkan pada berbagai tingkatan dan bentuk komunikasi, seperti komunikasi antarbudaya, komunikasi politik, komunikasi massa dan sebagainya. Dalam hal ini, semiotika bisa dijadikan sebuah metode alternatif dalam pembacaan teks, terutama dalam ranah kajian ilmu komunikasi.

Vera, Nawiroh. 2014. Semiotika dalam Riset Komunikasi. Ghalia Indonesia: Bogor

0 comments:

Post a Comment

Popular Posts

Followers