Materi Ilmu Sosial dan Humaniora

Friday, 20 July 2018

Mobilisasi Kelompok Berpengaruh dalam Perencanaan Komunikasi


Dalam berbagai program komunikasi, apakah itu penyadaran masyarakat, pemasaran, promosi, kampanye politik, selain dilakukan dalam bentuk media maka memobilisasi massa juga perlu dilakukan. Mobilisasi dilakukan dengan menggerakkan masyarakat untuk bisa mengerti, memahami, dan menerima program-program yang ditawarkan. Untuk menggerakkan atau mobilisasi masyarakat tentu tidak mudah, apalagi dalam situasi reformasi dimana orang merasa sudah tidak terlalu tergantung pada orang lain. Sikap individualisme dan kapitalisme lebih menonjol daripada solidaritas kelompok.
Dibeberapa negara sedang berkembang, masih ada warga dalam mengambil keputusan bergantung pada tokoh-tokoh formal dan informal, khususnya mereka yang masih tinggal di daerah pedesaan.
Untuk menggerakkan masyarakat agar dapat menerima program-program yang dikomunikasikan, maka peran tokoh-tokoh masyarakat sangat penting. Seorang perencana komunikasi yang profesional akan tahu dan bisa menghubungi para tokoh-tokoh masyarakat ini untuk memperoleh dukungan terhadap program yang ditawarkan.
Selain dengan cara melalui media dan tokoh masyarakat, cara lain yang bisa digunakan agar orang bisa tertarik terhadap suatu program, maka dapat melakukan metode pelatuk atau pemicu untuk merangsang target sasaran untuk ikut memiliki produk.
Untuk menggerakkan atau mobilisasi massa, dapat digunakan saluran komunikasi antara lain :

Saluran komunikasi publik dengan cara memobilisasi massa untuk menghadiri rapat akbar, panggung terbuka, pergelaran musik, turnamen olah raga, pasar murah dan semacamnya.
Saluran komunikasi sosial melalui kegiatan arisan, pengajian, khitanan, perkawinan, upacara kelahiran, pos ronda, pesta panen, rukun kampung, dan sebagainya.
Saluran komunikasi antarpribadi misalnya surat, telepon, anggota keluarga dekat, tetangga, dan sahabat.

Referensi :
Cangara, H. Hafied. 2014. Perencanaan dan Strategi Komunikasi (Edisi Revisi). PT. RajaGrafindo Persada, Jakarta.

0 comments:

Post a Comment

Popular Posts

Followers