Teori Pengurangan Ketidakpastian
merupakan bagian dari teori komunikasi interpersonal yang menggambarkan serta
menguraikan terhadap bagaimana pengurangan ketidakpastian individu dalam konsep
komunikasi interpersonal. Pada tahun 1975, Berger dan Calabrese mengembangkan
Teori Pengurangan Ketidakpastian, hal ini dapat dilihat dan diaplikasikan dalam
beberapa konteks komunikasi yaitu
Komunikasi organisasi, kelompok dan komunikasi interpersonal. Secara umum Teori
Pengurangan Ketidakpastian ini lebih sering digunakan untuk menganalisis
perilaku komunikasi dalam konteks interpersonal, terutama komunikasi diantara
dua individu.
Dasar
Teori Pengurangan Ketidakpastian
Dalam kajian Teori Pengurangan
Ketidakpastian yang dipernalkan oleh Berger dan Calabrese pada tahun 1975 ini
adalah merupakan teori komunikasi interpersonal sebagai upaya untuk memprediksi
dan menjabarkan berbagai macam kemungkinan yang akan terjadi dalam proses awal
interaksi interpersonal. Pada tahap awal menjalin suatu interaksi, biasanya
terjadi dua jenis ketidakpastian, yaitu situasi ketidakpastian yang berkaitan
erat dengan perilaku dan situasi ketidakpastian yang berhubungan dengan
kognitif.
Pada prinsipnya, teori Pengurangan
Ketidakpastian ini lebih sering digunakan untuk menganalisis perilaku
komunikasi dalam konteks komunikasi interpersonal, khususnya komunikasi yang
dilakukan oleh dua individu. Berger dan Calabrese (1975) memberikan definisi
ketidakpastian sebagai “sejumlah alternative yang dapat terjadi antara individu
yang saling berinteraksi”. Tingkatan ketidakpastian tertinggi pada suatu
situasi, sedangkan tingkatan terendah dan harapan individu dapat memprediksi
tingkah laku seseorang dan berbagai kemungkinan yang akan terjadi dari
interaksi tersebut.
Masalah terbesar yang akan dihadapi oleh
individu yang baru pertamakali melakukan interaksi yaitu kesulitan dalam
memprediksi perilaku pasangan komunikasi. Cara yang harus dilakukan dalam
mengurangi ketidakpastian diantara individu-individu yang saling berkomunikasi,
termasuk ketidakpastian ketika berhadapan dan berinteraksi dengan orang asing
yaitu pencarian informasi. Informasi diartikan sebagai “segala sesuatu yang
dapat mengurangi ketidakpastian”. Informasi ini diperoleh dengan cara proses
komunikasi yang dilakukan antar individu, dari pasangan komunikasi mereka
maupun dari kelompok yang memberikan informasi.
0 comments:
Post a Comment