Konsep Dasar Komunikasi
Komunikasi adalah salah satu kebutuhan dalam
aktivitas keseharian masnusia, antara individu satu dengan individu yang lain
maupun antara individu dengan lingkungan
manusia selalu melakukan aktifitas pertukaran pesan baik verbal maupun non
verbal. Oleh karena itu, mempelajari teori-teori komunikasi sangat penting
dalam kehidupan manusia. Dikatakan bahwa ilmu komunikasi merupakan lintas ilmu
pengetahuan, seluruh sektor bidang ilmu secara langsung maupun tidak langsung
mereka membutuhkan komunikasi sebagai konsep dasar dalam mendalami
kajian-kajian ilmiah yang dipelajari maupun yang sedang diteliti.
Secara umum, konsep dasar komunikasi sebagaimana
yang dikemukakan oleh Edward M. Bodaken terdapat tiga hal pemahaman tentang
konsep dasar Komunikasi yaitu : 1). Komunikasi sebagai tindakan satu arah,
yaitu komunikasi sebagai bentuk aktifitas yang dilakukan dengan sengaja oleh
Komunikator terhadap komunikan untuk menyampaikan rangsangan-rangsangan dengan
maksud menumbuhkan respon orang lain. 2). Komunikasi sebagai interaksi, yaitu
mempresepsikan komunikasi sebagai hokum sebab akibat dengan indikasi ada umpan
balik (feedback). 3). Komunikasi sebagai transaksional, yaitu komunikasi
merupakan proses interaksi, tipe komunikasi ini lebih tepat dikategorikan
sebagai komunikasi interpersonal karena komunikator dan komunikan saling
berbagi makna secara bersama-sama untuk mencapai kesepakatan dan kebersamaan. Oleh
karena itu dapat diasumsikan bahwa komunikasi sebagai transaksional melibatkan
gagasan, ide, perasaan antara komunikator dan komunikan dengan tujuan mencapai
suatu kesepahaman dan kebersamaan.
Klasifikasi
Komunikasi
Dalam konteks komunikasi dapat diklasifikasikan berdasarkan
situasi lingkungan tempat proses komunikasi berlangsung, konteks ini sering
disebut dengan konteks Situasional lingkungan, konteks tersebut dibatasi oleh faktor
komunikator dan komunikan, feedback/umpan balik, kedekatan, media, saluran dan
lain-lain. Para pakar komunikasi memiliki pandangan yang berbeda-beda dalam mengklasifikasikan
komunikasi, namun secara umum komunikasi dapat diklasifikasikan menurut jumlah
audiens atau peserta komunikasi, mulai dari yang paling sedikit hingga proses
komunikasi yang melibatkan banyak audiens.
Selanjutnya terdapat tujuh klasifikasi komunikasi
sesuai yang dikemukakan oleh west dan turner yaitu : 1). Komunikasi
intrapersonal yaitu proses komunikasi yang dilakukan dengan diri sendiri. 2). Komunikasi
interpersonal yaitu proses komunikasi yang dilakukan antara individu secara langsung
dengan tatap muka (face to face
communication). 3). Komunikasi Kelompok Kecil yaitu proses komunikasi yang
dilakukan oleh individu dengan kelompok kecil, kelompok kecil ini biasanya
berjumlah antara lima sampai tujuh orang. 4). Komunikasi Organisasi, komunikasi
ini berkaitan dengan komunikasi interpersonal yang berlangsung dalam suatu
organisasi. 5). Komunikasi Publik yaitu komunikasi yang dilakukan oleh seorang
individu terhadap orang banyak (khalayak) dan pesan dalam komunikasi ini
bersifat persuasive dengan selalu memperhatikan analisis khalayak, kredibilitas
komunikator dan proses penyampaian pesan yang sifatnya membujuk. 6). Komunikasi
Massa yaitu menyapaikan pesan dengan menggunakan media, baik media cetak, elektronik
maupun
new media (media online). 7). Komunikasi antarbudaya yaitu komunikasi yang
dilakukan oleh individu-individu yang memiliki latar belakang budaya yang
berbeda-beda.
0 comments:
Post a Comment