Materi Ilmu Sosial dan Humaniora

Monday, 13 January 2020

PROSES KOMUNIKASI MASSA


Sering kita mendengar istilah komunikasi massa, apalagi ditengah pesatnya perkembangan teknologi. Sejak pertama istilah komunikasi massa tersebut digunakan, yakni pada awal tahun 1930-an, yang sejak saat itu ciri-ciri utamanya tidak berubah sampai saat ini. Untuk memudahkan memahami tentang konsep komunikasi massa, maka kita harus mengetahui terlebih dahulu konsep dan ciri-ciri media massa tersebut.

Sebelum kita memahami lebih jauh apa itu komunikasi massa, maka terlebih dahulu kita melihat ciri utama dari media massa. Dilihat dari akar katanya, yakni “media” dan “Massa” maka kita dapat gambarkan bahwa ciri utama dari media massa adalah dapat menjangkau banyak orang.  Sehingga dalam hal ini khalayak dipandang sebagai objek konsumen dan dapat dipengaruhi oleh terpaan pesan yang dikirim melalui media. Pengirim pesan tidak lain adalah suatu lembaga penyiaran (Media), atau seorang komunikator profesional, yakni jurnalis, produser, presenter, artis, dan lain-lain yang dipekerjakan oleh lembaga tersebut. Apabila bukan, maka suara masyarakat yang membeli saluran tersebut untuk keperluan iklan, politisi, akademisi penceramah, pengacara dan lain sebagainya.

Pesan atau konten simbolis dari komunikasi massa terkadang menghasilkan sesuatu yang telah terstandarisasi (produksi massal) dan diulang dalam bentuk yang identik. Model dari komunikasi massa ini bersifat satu arah.

Berangkat dari pemahaman awal terkait media massa, maka secara sederhana, kita dapat mendefinisikan komunikasi massa yaitu merupakan proses penyampaian informasi oleh komunikator melalui media massa, baik media cetak maupun elektronik kepada penerima pesan yang tentunya adalah orang banyak atau khalayak. 

Janowitz, 1968 mendefinisikan komunikasi massa sebagai berikut: Komunikasi massa terdiri atas lembaga dan teknik dari kelompok tertentu yang menggunakan alat teknologi (pers, radio, telefisi, film dan sebagainya) untuk menyebarkan konten simbolik kepada khalayak yang besar, heterogen dan sangat tersebar.

Secara singkat, proses komunikasi massa dapat dilihat melalui ciri-ciri teoritis antara lain yaitu : 1). Distribusi dan penerimaan pesan dalam skala besar, 2). Aliran terjadi satu arah, 3). Hubungan yang asimetris antara pengirim dan penerima, 4). Hubungan yang tidak personal dan anonim dengan khalayak (pengirim dan penerima tidak saling kenal), 5). Hubungan dengan khalayak yang bersifat jual beli atau diperhitungkan, dan 6). Terdapat standarisasi dan komodifikasi konten.

Referensi : Denis McQuail, Buku 1 Edisi 6

1 comment:

Popular Posts

Followers